Kemiskinan di Jakarta Hilang Jika Daerah Sejahtera
Kemiskinan di DKI Jakarta tidak akan pernah bisa dientaskan jika tingkat kesejahteraan di daerah tidak ditingkatkan.
Karena sebagai Ibukota Indonesia, Jakarta akan selalu menarik orang dari berbagai daerah untuk membenahi kehidupannya. Apalagi sudah menjadi rahasia umum, bahwa Jakarta merupakan sumber perekonomian di Indonesia, dimana berbagai bidang pekerjaan tersedia.
"Kemiskinan di Jakarta ini sudah terlalu besar, tetapi permasalahan pokok sebenarnya ada diberbagai daerah. Jadi dalam melihat permasalahan kemiskinan di Jakarta, harus dilihat secara komprehensip," terang Wakil Ketua Komisi V Muhidin Mohamad Said kepada INILAH.COM, Kamis (15/3/2012).
Sehingga setiap tahunnya, meski menurut Muhidin Jakarta akan semakin padat dan sumpek. Masyarakat daerah terus berdatangan dengan harapan dapat memperbaiki hidupnya di Ibu Kota.
"Pemerintah pusat harus mengembangkan desa, karena orang miskin itu ada di desa. Jangan hanya Jakarta saja, harus ada pemerataan pembangunan ke daerah,"ucapnya.
Dijelaskan dia, kemiskinan warga Ibukota merupakan persoalan klasik yang tidak pernah terselesaikan dari tahun ke tahun. Siapapun pemimpinnya akan kerepotan menangani masalah tersebut.
Karenanya, Muhidin berharap pemerintah pusat ke depan lebih serius menangani kemiskinan di Jakarta. Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni dengan menggeser dunia industri Jakarta ke daerah, agar masyarakat terserap tenaga kerjanya.
"Di bawa ke luar, jangan tertumpu di Jakarta saja. Di sini Kota Metropolitan, pendidikan juga, jangan jadi pusat segala-galanyanya,"katanya.
Selain itu, Gubernur DKI juga diminta lebih tegas terhadap arus pendatang yang setiap tahun bertambah. Bukan sekedar janji-janji yang ternyata pepesan kosong belaka, melainkan mempunyai konsep yang jelas bagaimana mengatasi permasalahan yang ada.
"Orang boleh saja mengaku jadi ahlinya, karena nyatanya hanya slogan dan janji-janji yang mudah dilupakan," jelasnya.
Karena sebagai Ibukota Indonesia, Jakarta akan selalu menarik orang dari berbagai daerah untuk membenahi kehidupannya. Apalagi sudah menjadi rahasia umum, bahwa Jakarta merupakan sumber perekonomian di Indonesia, dimana berbagai bidang pekerjaan tersedia.
"Kemiskinan di Jakarta ini sudah terlalu besar, tetapi permasalahan pokok sebenarnya ada diberbagai daerah. Jadi dalam melihat permasalahan kemiskinan di Jakarta, harus dilihat secara komprehensip," terang Wakil Ketua Komisi V Muhidin Mohamad Said kepada INILAH.COM, Kamis (15/3/2012).
Sehingga setiap tahunnya, meski menurut Muhidin Jakarta akan semakin padat dan sumpek. Masyarakat daerah terus berdatangan dengan harapan dapat memperbaiki hidupnya di Ibu Kota.
"Pemerintah pusat harus mengembangkan desa, karena orang miskin itu ada di desa. Jangan hanya Jakarta saja, harus ada pemerataan pembangunan ke daerah,"ucapnya.
Dijelaskan dia, kemiskinan warga Ibukota merupakan persoalan klasik yang tidak pernah terselesaikan dari tahun ke tahun. Siapapun pemimpinnya akan kerepotan menangani masalah tersebut.
Karenanya, Muhidin berharap pemerintah pusat ke depan lebih serius menangani kemiskinan di Jakarta. Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni dengan menggeser dunia industri Jakarta ke daerah, agar masyarakat terserap tenaga kerjanya.
"Di bawa ke luar, jangan tertumpu di Jakarta saja. Di sini Kota Metropolitan, pendidikan juga, jangan jadi pusat segala-galanyanya,"katanya.
Selain itu, Gubernur DKI juga diminta lebih tegas terhadap arus pendatang yang setiap tahun bertambah. Bukan sekedar janji-janji yang ternyata pepesan kosong belaka, melainkan mempunyai konsep yang jelas bagaimana mengatasi permasalahan yang ada.
"Orang boleh saja mengaku jadi ahlinya, karena nyatanya hanya slogan dan janji-janji yang mudah dilupakan," jelasnya.
Sumber inilah.com
