MOST RECENT

Minyak Mentah AS Naik di Pasar Asia

Harga minyak AS di pasar Asia pada Kamis (15/3/2012) menguat meskipun dolar dan persediaan minyak AS juga naik.

Minyak AS jenis light sweet naik 26 sen menjadi US$105,69 per barel melalui transaksi elektronik di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman April. Sementara minyak jenis Brent turun US$1,2 menjadi US$124,75 per barel di London.

Persediaan minyak AS naik 1,75 jua barel pada pekan lalu. Stok bensin turun 1,41 juta barel dan stok distilat turun 4,6 juta barel. Demikian mengutip cnbc.com.

Pemerintah Arab Saudi berkomitmen untuk mengatasi kekurangan pasokan minyak. Tambahan pasokan minyak dari negara non-OPEC belum memenuhi harapan tersebut. Demikian penilaian yang diambil dalam Forum Energi Internasional di Kuwait.

Bursa Asia mayoritas melemah seperti indeks Hang Seng turun 0,3%, indeks Nikkei naik 0,7%, indeks Shanghai melemah 0,3%, indeks ASX melemah 0,2%.

Sumber  inilah.com

01.35 | Posted in | Read More »

Pemerintah Harus Waspadai Pelemahan Ekonomi Global

Pemerintah harus mewaspadai terjadinya penurunan perekonomian global.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Bambang Brojonegoro mengatakan pertumbuhan perekonomian dunia saat ini cenderung menurun. Menurut Bambang, penyebab utama menurunnya perekonomian dunia, disebabkan volume perdagangan dunia menurun sehingga proyeksi pertumbuhan diturunkan menjadi 3,8%. "Ini revisi yang cukup besar dari 7% menjadi 3,8%," kata Bambang saat Rapat Badan Anggaran di DPR, Kamis (15/3/2012).

Dalam hal ini, lanjut Bambang, pemerintah harus waspada terhadap menurunnya perekonomian global, terutama di sejumlah negara dunia masih mengalami penurunan perkenomian, di antaranya negara Eropa.

Bambang menjelaskan, perekonomian Eropa tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan dan Eropa mengalami perekonomian yang cukup serius. Penurunannya ini dapat dilihat dari krisis utang, penjualan ritel dan produksinya yang menurun.

Seperti yang diberitakan, karenakan situasi perekonomian dunia yang cenderung menurun, pemerintah merubah asumsi makro perekonomian dalam APBN 2012. Salah satunya dalam RAPBN-P 2012 asumsi pertumbuhan perekonomian diajukan dari 6,7% menjadi 6,5%. Namun, dalam kesepakatan komisi XI DPR RI pertumbuhan perekonomian menjadi 6,3% sampai 6,5%. 

Sumber  inilah.com

01.32 | Posted in | Read More »

Inilah Penyebab Kemiskinan di Kota Jakarta

Perhatian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat miskin di DKI Jakarta dinilai tidak ada sama sekali.

Hal ini terbukti tidak adanya perhatian Pemda terhadap masyarakat terabaikan, khususnya yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta. "Pemda DKI selama ini hanya menangani mereka yang memiliki KTP Jakarta saja. Sementara masyarakat yang ada di perkampungan, yang tidak memiliki KTP dianggap illegal dan tidak diurus sama sekali," ujar Koordinator Urban Poor Consortium Wardah Hafidz kepada INILAH.COM, Kamis (15/3/2012).

Dia mencontohkan adanya penolakan Pemda DKI terhadap pembuatan e-KTP. Menurut Wardah, penerapan e-KTP ini sangat menolong masyarakat miskin yang tidak memiliki KTP Jakarta. "Tapi entah kenapa Pemda kok tidak setuju dengan
program itu. Ini kan menandakan Pemda tidak peduli terhadap masyarakat miskin yang tinggal di Jakarta ini," tukasnya.

Tidak hanya itu saja, Wardah mencontohkan program Kementerian Sosial (Kemensos) yang ingin menjangkau masyarakat miskin di Jakarta tapi tidak mendapat dukungan dari Pemda DKI.

Menurut Wardah, Pemerintah beberapa waktu lalu bicara soal penguatan ekonomi dan investasi di desa agar tidak terjadi urbanisasi. Tapi akhirnya, urbanisasi dijadikan prioritas penanganan. Padahal ada dua jenis urbanisasi, orang-orang yang di kota kalah dan miskin, tapi mereka sudah terlanjur ada di kota. Akhirnya mereka membentuk kampung-kampung miskin, tinggal di tanah-tanah yang ilegal, karena tidak ada fasilitas umum yang memadai. Yang kedua, mereka migrasi sekuler yang di sini sementara, kalau di kampung nanti sedang panen atau tanam mereka pulang.

"Lalu, saya sempat bilang, kalau sudah terlanjur di kota dan miskin, ya dianggap warga kota dong. Permukimannya juga dilegalkan dong. Artinya, diupgrade kampungnya. Kemudian, tanahnya dilegalkan dikasih sertifikat mereka bisa mengangsur sekitar 20 tahun atau berapa lah," tegas Wardah.

"Nah, sedangkan kasus di Jakarta, mereka kan ketakutan melakukan preseden itu. Ada anggapan kalau hal itu dilegalkan, bakal banyak orang miskin ke Jakarta. Tapi, saya bilang enggak mesti seperti itu. Kalau dibarengi dengan program nasional yang mendenstralisasikan dan redistribusi kesempatan ekonomi ke kota-kota kecil. Jadi, yang di dalam kota, tertangani. Yang belum masuk juga dapat dicegah."

Sumber  inilah.com

01.29 | Posted in | Read More »

Kenaikan TDL Ditunda Hingga Awal 2013

Setelah mempertimbangkan berbagi hal, pemerintah akhirnya memutuskan untuk tidak menaikkan tarif dasar listrik (TDL) pada tahun ini.

Demikian disampaikan Menteri ESDM, Jero Wacik saat ditemui di Gedung DPR sebelum rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Kamis (15/3/2012). "Ada beberapa Anggota Komisi VII DPR yang usul kenaikan TDL ditunda, dan kami juga rasakan itu. Jadi sedianya kenaikan TDL ditunda, mungkin hingga awal tahun depan," kata Wacik.

Wacik mengatakan bahwa perihal ditundanya kenaikan TDL itu lebih disebabkan faktor kenaikan harga BBM yang akan terlebih dahulu dilakukan pada April tahun ini. Oleh karena itu agar tidak berdampak banyak terhadap rakyat miskin kenaikan TDL tersebut ditunda. "Tidak ada opsi baru, kita tunda sama sekali. Kalau mungkin dampak kenaikan harga BBM dan demo sudah mereda baru kita bicarakan lagi," ujar Wacik.

Wacik menambahkan dengan tidak ada kenaikan TDL tersebut subsidi listrik diperkirakan akan bertambah sebesar R 4,6 triliun pada tahun ini.

Dalam rencana pemerintah TDL akan dinaikkan sebesar 10% melalui kenaikan secara bertahap 3% selama 3 bulan berturut-turut. 

Sumber  inilah.com

01.26 | Posted in | Read More »

Inilah Pemicu Turunnya Perekonomian Indonesia

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Bambang Brojonegoro menilai menurunnya perekonomian di Indonesia terjadi karena faktor eksternal dan internal.

"Bila dilihat dari sisi eksternal, yaitu harga minyak sedang naik jauh di atas perkiraan, ekonomi global sedang slow down. Kemudian, dari internal, yaitu subsidi Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang bisa melonjak dan lifting yang tidak pernah mencapai target yang diinginkan," kata Bambang di Badan Anggaran DPR, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Menurut bambang, evaluasi untuk hal ini sedang didalami, misalnya untuk listrik terpaksa subsidinya harus dinailkan dan pihaknya tetap harus memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat dan tidak boleh ada black out. "Pemerintah secara internal, melalui Menteri BUMN harus memberikan pengarahan kepada PLN untuk tidak membuat subsidi itu melonjak," kata Bambang.

Meski demikian, lanjut Bambang, hampir semua kelompok tarif menikmati subsidi, baik kelompok bisnis maupun industri. Artinya, kelompok rumah tangga yang paling tinggi dan bisnis paling tinggi kita beri subsidi.
"Kita harus berpatokan pada kemampuan kompetitif industri yang seharusnya disesuaikan dengan tarif yang riil", ucapnya.

Tarif listrik, ungkapnya, belum selesai dibahas, jadi masih ada ruang untuk mencari penyelesaian supaya kenaikannya berkeadilan. "Mungkin ini yang membuat APINDO protes kepada pemerintah agar kenaikan tarif untuk semua kelompok dan tidak kepada kelompok tertentu saja," pungkas Bambang. 

Sumber  inilah.com

01.24 | Posted in | Read More »

Emas Antam Anjlok Rp5.000 per Gram

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Selasa (14/3/2012) anjlok lagi. Untuk emas 1 kg, tercatat pelemahan Rp5juta ke level Rp511 juta.

Berdasarkan daftar harga yang dilansir logammulia.com hari ini, hampir semua stok emas batangan tersedia pada Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) PT Antam. Hanya emas batangan 1.000 gram tak tersedia (not available).

Menurut daftar harga yang dirilis pada pukul 09.34 WIB, harga emas ukuran 1 gram berada di level Rp553.000, turun Rp5.000. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas tercatat Rp493.000 per gram.

Adapun harga emas batangan 2 gram tercatat turun Rp10.000 menjadi Rp1.064.000 (Rp532.000 per gram);

Harga emas batangan 2,5 gram juga turun Rp2.500 menjadi Rp1.319.500 (Rp527.800 per gram); Harga emas batangan 3 gram jatuh Rp15.000 ke Rp1.575.000 (Rp525.000 per gram);
Harga emas batangan 4 gram turun Rp2.000 menjadi Rp2.086.000 (Rp521.500 per gram); Harga emas batangan 5 gram anjlok Rp25.000 menjadi Rp2.607.500 (Rp521.500 per gram);
Harga emas batangan 10 gram turun Rp50.000 ke Rp5.175.000 (Rp517.500 per gram); Harga emas batangan 25 gram anjlok Rp125.000 ke Rp12.862.000 (Rp514.480 per gram);
Harga emas batangan 50 gram jatuh Rp250.000 ke Rp25.647.000 (Rp512.940 per gram); Harga emas batangan 100 gram turun Rp500.000 ke Rp51.224.000 (Rp512.240 per gram);
Harga emas batangan 250 gram turun Rp1.250.000 ke Rp127.830.000 (Rp511.320 per gram). Terakhir, harga emas batangan 1.000 gram turun Rp5 juta ke Rp511 juta (Rp511.000 per gram).
Berdasarkan data CNBC pukul 09.23 WIB harga emas internasional anjlok US$17,500 (1,03%) ke level US$1.676,70 per troy ounce.

Sumber  inilah.com

21.20 | Posted in | Read More »

Pendapatan Migas Diperkirakan Naik Jadi US$32,14 M

Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) memperkirakan pendapatan negara dari sektor minyak dan gas bumi (migas) dalam RAPBN-P 2012 akan naik menjadi US$32,14 miliar dari angka sebelumnya yang sebesar US$30,08 miliar.

Kenaikan pendapatan itu didorong oleh naiknya harga minyak dunia yang juga mendorong kenaikan harga ICP (Indonesia Crude Price). Demikian disampaikan Kepala BP Migas, R Priono pada rapat kerja dengan Komisi VII DPR terkait asumsi makro RAPBN-P 2012 sub sektor minyak dan gas bumi di Gedung DPR, Jakarta Selasa (13/3/2012). "Kenaikan harga US$1 per barel dari ICP kita, akan berpengaruh terhadap pendapatan pemerintah sebesar US$324 juta, begitu pun kalau turun. Sedangkan perubahan produksi migas per 10.000 barel oil per day (BPOD), akan berpengaruh terhadap penerimaan pemerintah sebesar US$203 juta," beber Priono.

Menurut Priono, meskipun dalam asumsi RAPBN-P 2012 pemerintah mengajukan penurunan lifting minyak menjadi sebesar 930.000 BOPD dari target sebesar 950.000 BOPD dalam APBN 2012. "Penerimaan negara akan terus naik, seiring dengan naiknya asumsi ICP yang diusulkan sebesar US$105 per barel. Oleh karena itu dalam prognosa itu revisi RAPBN-P 2012 tersebut penerimaan negara kita perkirakan naik menjadi US$32,14 miliar dari angka sebelumnya US$30,08 milar," ujar Wacik.

Sumber  inilah.com

02.43 | Posted in | Read More »

Minyak Dunia Menguat di Pasar Asia

Minyak mentah dunia menguat pada perdagangan Selasa (13/3/2012) di Asia menjelang pernyataan resmi The Fed soal kebijakan moneter.

Hasil pertemuan Federal Reserve hari ini diperkirakan semakin memperkuat pandangan ekonomi AS mulai pilih. Hal ini tidak mungkin akan ada pelonggaran kuantitatif lanjutan.

Harga minyak AS jenis light sweet naik 50 sen menjadi US$106,84 per barel melalui transaksi elektronik di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman April. Sementara minyak jenis Brent menguat 64 sen menjadi US$125,98 per barel di London. Demikian mengutip cnbc.com.

"Rapat Fed bisa mengenali bahwa ekonomi AS telah membaik. Ini akan memiliki dampak positif pada pasar," Tetsu Emori, manajer investasi di Astmax Invesment.

Penguatan harga minyak juga dipengaruhi melemahnya dolar yang mengalami aksi ambil untung. hal ini membuat minyak dalam denominasi dolar lebih menarik bagi pemegang mata uang non-dolar.

Sebab pasar pesimis, Fed akan meluncurkan pelonggaran kuantitatif tahap ketiga. Apalagi data ekonomi sebagian besar positif.

Sumber  inilah.com

02.40 | Posted in | Read More »

Aneka Gas akan Terbitkan Obligasi hingga Rp500 M

PT Aneka Gas yang termasuk dalam grup Samator merencanakan menerbitkan obligasi senilai Rp400 miliar-Rp500 miliar pada 2013.

"Kami mau menerbitkan obligasi senilai Rp400 miliar-Rp500 miliar tahun depan. Dana penerbitan obligasi untuk ekspansi di luar Jawa seperti Makassar, Batam dan Surabaya, ekspansi ini mengingat suplai perlu ditambah," ujar Executive Vice President Grup Samator, Rachmat Harsono, saat ditemui di gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Selasa (13/3/2012).

Rachmat mengatakan, pihaknya kemungkinan memakai laporan keuangan Desember 2012 untuk menerbitkan obligasi.

Selain itu, perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp950 miliar pada 2012. Target tersebut didukung dari kontrak Wilmar selama 15 tahun yang dimulai pada Mei 2012 dan Subang yang akan dimulai pada Juni-Juli 2012.
Nilai investasi masing-masing Rp200 miliar yang didapat dari Bank Syariah Mandiri dan Bank Mandiri.

"Kami akan memasok nitrogen ke Wilmar sedangkan untuk Subang kami akan memasok karbondioksida," kata Rachmat.

Untuk kinerja 2011, Rachmat mengatakan, pendapatan sebesar Rp790 miliar dan ebitda sekitar Rp240 miliar. Sementara aset perseroan sebesar Rp1,2 triliun.

Sumber  inilah.com

02.37 | Posted in | Read More »

3 BUMN Gali Potensi di Myanmar

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan Pertamina akan "menancapkan kaki" di Myanmar.

"Ketiga BUMN yaitu BNI, PT Wijaya Karya Tbk dan Pertamina akan menaruh orang untuk perwakilan BUMN di Myanmar. Mereka akan melakukan pemantauan dan penjajakan serta lobi dan usaha apa yang baik dilakukan di Myanmar," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan, saat ditemui wartawan di kementerian BUMN, Selasa (13/3/2012).

Dahlan mengatakan, pihaknya dapat membuka kantor BUMN di Myanmar untuk dapat meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Myanmar. Apalagi Myanmar sebagai salah satu anggota Asean, sehingga lebih mudah dijangkau dan dapat dikontrol untuk menjalin kerja sama ekonomi. Selama ini memang Indonesia telah ekspansi di luar negeri seperti Timur Tengah. Tapi Dahlan menilai, kerjasama tersebut beberapa yang gagal sehingga membuat Indonesia tidak diuntungkan. "Jangan yang terlalu jauh. Kita harus realistis, mudah dikontrol dan terjangkau serta ada take and givenya," tegas Dahlan.

Dahlan menuturkan, setelah enam bulan diharapkan dapat diketahui kerja sama ekonomi apa yang cocok di Myanmar. Sebelumnya Dahlan mengatakan, Indonesia telah membantu Kamboja dalam perekonomian. Tetapi ketika Kamboja mencatatkan perekonomian baik, Indonesia tidak mendapatkan apa-apa. "Kita tidak mau terulang saat kita harus menancapkan kaki di Myanmar," kata Dahlan.

Sumber  inilah.com

02.34 | Posted in | Read More »

Keluar Silahkan Follow Dan Klik Suka...!
Inovasi Hidup : ADVsiip

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added