Nesta Tak Puas Keputusan Wasit
Bek AC Milan, Alessandro Nesta mengaku dirinya tidak puas dengan keputusan wasit Bjorn Kuipers yang memimpin laga Barcelona kontra AC Milan dinihari tadi.
Wasit memberikan hadiah penalti kepada Barcelona setelah Nesta menarik kaus Sergio Busquets di kotak terlarang. Hal itu terjadi ketika pemain Barcelona akan melakukan tendangan penjuru. Wasit menunjuk titik putih dan dieksekusi dengan sempurna oleh Lionel Messi dan membuat Milan tertinggal 1-2.
Namun, Nesta tidak puas dengan keputusan wasit karena ia merasa hanya menarik Carles Puyol, bukannya Busquets.
"Saya menarik Puyol setelah dia menghalangi saya dan tak ada satupun pemain yang melakukan protes," ujar Nesta kepada situs resmi klub. "Puyol lebih dulu melanggar saya, harusnya wasit melihat hal itu."
Meski tidak puas dengan keputusan tersebut, Nesta menyebut Barcelona layak lolos ke semifinal karena tampil lebih baik.
"Barcelona sangat kuat. Jika Anda memberikan mereka ruang, mereka akan mendikte Anda. Ada perbedaan besar antara kami dengan Barcelona. Tapi, kami semakin dekat dengan mereka dan suatu saat nanti kejayaan mereka pasti runtuh," tukasnya.
Milan gagal melaju ke semifinal setelah kalah dengan skor 1-3.
Wasit memberikan hadiah penalti kepada Barcelona setelah Nesta menarik kaus Sergio Busquets di kotak terlarang. Hal itu terjadi ketika pemain Barcelona akan melakukan tendangan penjuru. Wasit menunjuk titik putih dan dieksekusi dengan sempurna oleh Lionel Messi dan membuat Milan tertinggal 1-2.
Namun, Nesta tidak puas dengan keputusan wasit karena ia merasa hanya menarik Carles Puyol, bukannya Busquets.
"Saya menarik Puyol setelah dia menghalangi saya dan tak ada satupun pemain yang melakukan protes," ujar Nesta kepada situs resmi klub. "Puyol lebih dulu melanggar saya, harusnya wasit melihat hal itu."
Meski tidak puas dengan keputusan tersebut, Nesta menyebut Barcelona layak lolos ke semifinal karena tampil lebih baik.
"Barcelona sangat kuat. Jika Anda memberikan mereka ruang, mereka akan mendikte Anda. Ada perbedaan besar antara kami dengan Barcelona. Tapi, kami semakin dekat dengan mereka dan suatu saat nanti kejayaan mereka pasti runtuh," tukasnya.
Milan gagal melaju ke semifinal setelah kalah dengan skor 1-3.
Sumber inilah.com